Free Monkey ani Alternate Select Cursors at www.totallyfreecursors.com

.

.

.

.

Search This Blog

Selasa, 30 Desember 2014

ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR "MANUSIA DAN PERADABAN"




I.                  PENDAHULUAN
11  Latar Belakang
Manusia merupakan makhluk yang mempunyai akal, jasmani dan rohani. Melalui akalnya manusia dituntut untuk berfikir menggunakan akalnya untuk menciptakan sesuatu yang berguna dan bermanfaat bagi dirinya sendiri maupun untuk orang lain. Melalui jasmaninya manusia dituntut untuk menggunakan fisik atau jasmaninya melakukan sesuatu yang sesuai dengan fungsinya dan tidak bertentangan dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat. Dan melalui rohaninya manusia dituntut untuk senantiasa dapat mengolah rohaninya yaitu dengan cara beribadah sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dianutnya.
Antara manusia dan peradaban mempunyai hubungan yang sangat erat karena diantara keduanya saling mendukung untuk menciptakan suatu kehidupan yang sesuai kodratnya. Suatu peradaban timbul karena ada yang menciptakannya yaitu diantaranya factor manusianya yang melaksanakan peradaban tersebut.
Suatu peradaban mempunyai wujud, tahapan dan dapat berevolusi atau berubah sesuai dengan perkembangan zaman. Dari peradaban pula dapat mengakibatkan suatu perubahan pada kehidupan social. Perubahan ini dapat diakibatkan karena pengaruh modernisasi yang terjadi di masyarakat.
Masyarakat yang beradab dapat diartikan sebagai masyarakat yang mempunyai sopan santun dan kebaikan budi pekerti. Ketenangan, kenyamanan, ketentraman dan kedamaian sebagai makna hakiki manusia beradab dalam pengertian lain adalah suatu kombinasi yang ideal antara kepentingan pribadi dan kepentingan umum.
Dalam rangka melaksanakan tugas matakuliah Ilmu Sosial dan Budaya Dasar, maka kami membuat makalah tentang Manusia dan Peradaban untuk mengetahui tentang pengertian adab dan peradaban, mengetahui pengertian manusia sebagai makhluk beradab dan masyarakat adab, mengetahui pengertian evolusi dan apa saja tahapan-tahapan peradaban, mengetahui pengertian dan cakupan kebudayaan sosial, mengetahui apa saja wujud dari peradaban, mengetahui pengertian tradisi, modernisasi dan masyarakat madani, mengetahui pengertian ketenangan, kenyamanan, ketentraman dan kedamaian sebagai makna hakiki manusia beradab, dan mengetahui problematika peradaban bagi kehidupan manusia.

12  Rumusan Masalah
Dari latar belakang di atas, maka dapat ditarik rumusan masalah sebagai berikut :
1.      Apakah pengertian dari adab dan peradaban?
2.      Apakah pengertian manusia sebagai makhluk beradab dan masyarakat adab?
3.      Apakah pengertian evolusi dan apa saja tahapan-tahapan peradaban?
4.      Apa pengertian dan cakupan kebudayaan sosial?
5.      Bagaimanakah wujud peradaban?
6.      Apakah pengertian tradisi, modernisasi dan masyarakat madani?
7.      Apakah ketenangan, kenyamanan, ketentraman dan kedamaian sebagai makna hakiki manusia beradab?
8.      Apakah problematika peradaban bagi kehidupan manusia?

1.3  Tujuan dan Manfaat
1.      Mengetahui pengertian adab dan peradaban.
2.      Mengetahui pengertian manusia sebagai makhluk beradab dan masyarakat adab.
3.      Mengetahui pengertian evolusi dan tahapan-tahapan peradaban.
4.      Mengetahui pengertian dan cakupan kebudayaan sosial.
5.      Mengetahui wujud dari peradaban.
6.      Mengetahui pengertian tradisi, modernisasi dan masyarakat madani.
7.      Mengetahui ketenangan, kenyamanan, ketentraman dan kedamaian sebagai makna hakiki manusia beradab.
8.      Mengetahui tentang problematika peradaban bagi kehidupan manusia.


II.   PEMBAHASAN
 21  Pengertian Adab dan Peradaban
Menurut Damono sebagaimana dikutip oleh Oman Sukmana, kata “adab” berasal dari bahasa Arab yang berarti akhlak atau kesopanan dan kehalusan budi pekerti.
Adab erat hubungannya dengan:
·         Moral yaitu nilai – nilai dalam masyarakat yang hubungannya dengan kesusilaan
·         Norma yaitu aturan, ukuran atau pedoman yang dipergunakan dalam menentukan sesuatu yang baik atau salah.
·         Etika yaitu nilai-nilai dan norma moral tentang apa yang baik dan buruk yang menjadi pegangan dalam mengatur tingksh laku manusia.
·         Estetika yaitu berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam keindahan, kesatuan, keselarasan dan kebalikan.
Menurut Fairchild sebagaimana yang dikutip oleh Oman Sukmana, “peradaban” adalah perkembangan kebudayaan yang telah mencapai tingkat tertentu yang diperoleh manusia pendukungnya.
Menurut Bierens De Hans “peradaban” adalah seluruh kehidupan sosial, ekonomi, politik dan teknik. Jadi, peradaban adalah bidang kehidupan untuk  kegunaan yang praktis, sedangkan kebudayaan adalah sesuatu yang berasal dari hasrat dan gairah yang lebih murni diatas tujuan yang praktis hubungannya dengan masyarakat.
Menurut Prof. Dr. Koentjaraningrat “peradaban” adalah bagian-bagian kebudayaan yang halus dan indah seperti kesenian. Dengan demikian “peradaban” adalah tahapan tertentu dari kebudayaan masyarakat tertentu pula, yang telah mencapai kebudayaan tertentu pula, yang telah mencapai kemajuan tertentu yang dicirikan oleh tingkat ilmu pngetahuan, teknologi dan seni yang telah maju. Masyarakat tersebut dapat dikatakan telahmengalami proses perubahan sosial yang berarti, sehingga taraf kehidupannya makin kompleks.

22  Pengertian Manusia sebagai Makhluk Beradab dan Masyarakat Adab
Manusia disamping sebagai makhluk Tuhan, sebagai makhluk individu juga sebagai makhluk sosial budaya, dimana saling berkaitan satu dengan yang lain. Sebagai makhluk Tuhan manusia memiliki kewajiban mengabdi kepada Sang Kholik, sebagai makhluk individu manusia harus memenuhi segala kebutuhan pribadinya dan sebagai makhluk sosial budaya manusia harus hidup berdampingan dengan manusia lain dalam kehidupan yang selaras dan saling membantu.
Manusia sebagai makhluk sosial disini merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai  tanggungjawab seperti anggota masyarakat lain, agar dapat melangsungkan hidupnya dalam masyarakat tersebut. Oleh karena itu, manusia yang bertanggungjawab adalah manusia yang dapat menyatakan bahwa tindakannya itu baik dalam arti menurut norma umum.
Untuk menjadi makhluk yang beradab, manusia senantiasa harus menjunjung tinggi aturan-aturan, norma-norma, adat-istiadat, ugeran dan wejangan atau nilai-nilai kehidupan yang ada di masyarakat yang diwujudkan dengan menaati berbagai pranata sosial atau aturan sosial, sehingga dalam kehidupan di masyarakat itu akan tercipta ketenangan, kenyamanan, ketentraman dan kedamaian. Dan inilah sesungguhnya makna hakiki sebagai manusia beradab.
Konsep masyarakat adab dalam pengertian yang lain adalah suatu kombinasi yang ideal antara kepentingan pribadi dan kepentingan umum. Dalam suatu masyarakat yang adil, setiap orang menjalankan pekerjaan yang menurut sifat dasarnya dianggap  paling cocok bagi setiap orang tersebut, yang tentunya perlu adanya keselarasan dan keharmonisan. Namun demikian keinginan manusia untuk mewujudkan keinnginannya atau haknya sebagai salah satu bentuk pemenuhan kebutuhan hidup, tidak boleh dilakukan secara berlebihan bahkan merugikan manusia lain. Manusia dalam menggunakan hak untuk memenuhi kepentingan pribadinya tidak boleh melampaui batas atau merugikan kepentingan orang lain. Sebagai suatu anggota masyarakat yang beradab manusia harus bisa menciptakan adanya keseimbangan antara kepentingan pribadi dan kepentingan umum. Jadi, perlu adanya suatu kombinasi yang ideal antara kepentingan pribadi dan kepentingan umum.

23  Evolusi dan Tahapan-tahapan Peradaban
Evolusi diajukan sebagai faktor kebudayaan pada sekitar pertengahan abad ke – 19 dan dengan segera pula menjadi kategori budaya yang sangat populer. Mereka yang menerapkan gagasan evolusi pada pertumbuhan kebudayaan tidak begitu melukiskan proses yang sungguh-sungguh terjadi, melainkan hanya menyusun sebuah artificial selection diantara ratusan peristiwa dan kejadian yang laludiurutkan menurut skema evolusi. Menurut JWM Baker SJ, mereka tidak sampai menerangkan jalan kebudayaan dengan teori evolusi, tetapi mencoba membuktikan evolusi dengan data budaya yang ada.
Proses evolusi kebudayaan hanya dipandang dari jauh, yakni dengan mengambil jangka waktu yang panjang, misalnya beberapa ribu tahun yang lalu, maka akan menampakkan perubahan-perubahan besar yang seolah menentukan arah (directional)dari sejarah perkembangan kebudayaan yang bersangkutan. Perubahan – perubahan tersebut direkonstruksi dengan menganalisa sisa-sisa dari benda hasil kebudayaan manusia pada jaman dahulu yang antara lain digali dari lapisan bumi diberbagai tempat. Menurut Alfin Tofler tahapan peradaban dapat dibagi atas tiga tahapan, yaitu :
1.      Gelombang pertama sebagai tahap peradaban pertanian, dimana dimulai kehidupan baru dari budaya meramu ke bercocok tanam (revolusi agraris).
2.      Gelombang kedua sebagai tahap peradaban industri penemuan mesin uap, energi listrik, mesin untuk mobil dan pesawat terbang (revolusi industri).
3.      Gelombang ketiga sebagai tahap peradaban informasi. Penemuan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) dengan komputer atau alat komunikasi digital.
Menurut John Naisbitt mengemukakan bahwa era informasi menimbulkan gejala mabuk teknologi, yang ditandai dengan beberapa indikator, yaitu :
1.      Masyarakat lebih menyukai penyelesaian masalah secara kilat.
2.      Masyarakat takut sekaligus memuja teknologi.
3.      Masyarakat mengaburkan perbedaan antar yang nyata dan yang semu.
4.      Masyarakat menerima kekerasan sebagai sesuatu yang wajar.
5.      Masyarakat mencintai teknologi dalam bentuk mainan, dan
6.      Masyarakat menjalani kehidupan yang berjarak dan terenggut.

24  Peradaban dan Perubahan Sosial

1.      Pengertian dan cakupan kebudayaan sosial
Perubahan sosial merupakan gejala yang akan menimbulkan ketidaksesuaian antara unsur-unsur yang ada didalam masyarakat, sehingga menghasilkan suatu pola kehidupan yang tidak sesuai fungsinya bagi masyarakat yang bersangkutan.
Willbert Moore memandang perubahan sosial sebagai “perubahan struktur sosial, pola perilaku, dan interaksi sosial”. Perubahan sosial berbeda dengan perubahan kebudayaan. Perubahan kebudayaan mengarah pada perubahan unsur-unsur kebudayaan yang ada.
William F. Ogburn mengemukakan bahwa ruang lingkup perubahan-perubahan sosial mencakup unsur-unsur kebudayaan yang materiil maupun immateriil.
Gillin dan Gillin mengatakan bahwa perubahan – perubahan sosial untuk sesuatu variasi dari cara hidup yang lebih diterima yang disebabkan baik karena perubahan kondisi geografis, kebudayaan materiil, kompetisi penduduk, ideologi maupun karena adanya difusi ataupun peubahan-perubahan baru dalam masyarakat tersebut.
Menurut Selo Sumardjan, perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi pada lembaga kemasyarakatan didalam suatu masyarakat yang memengaruhi sistem sosial, termasuk didalamnya nilai-nilai, sikap-sikap, dan pola perilaku diantaranya kelompok dalam masyarakat. Menurutnya antara perubahan sosial dan perubahan kebudayaan memiliki satu aspek yang sama, yaitu keduanya bersangkut paut dengan suatu penerimaan cara –cara baru atau suatu perbaikan cara masyarakat memenuhi kebutuhannya.
Perubahan sosial yaitu perubahan yang terjadi dalam masyarakat atau dalam hubungan interaksi yang meliputi berbagai aspek kehidupan. Cara yang paling sedderhana untuk memahami terjadinya perubahan sosial dan budaya adalah membuat rekapitulasi dari semua perubahan yang terjadi dalam masyarakat sebelumnya. Perubahan yang terjadi dalam masyarakat yang dianalisis dari berbagai segi :
a.       Kearah mana perubahan dalam masyarakat bergerak (derection of change) bahwa perubahan tersebut meninggalkan faktor yang diubah. Akan tetapi setelah meninggalkan faktor tersebut, mungkin perubahan itu bergerak kepada sesuatu yang baru sama sekali, akan tetapi mungkin pula bergerak kearah suatu bentuk yang sudah adda pada waktu yang lampau.
b.      Bagaimana bentuk dari perubahan-perubahan sosial dan kebudayaan yang  terjadi dalam masyarakat.

. Teori dan Bentuk Perubahan Sosial

a.      Teori Sebab – Akibat (Causation Problem)
Beberapa faktor dikemukakan oleh para ahli untuk menerangkan sebab – sebab perubahan sosial yang terjadi, beberapa pendekatan sebagai berikut :
1)      Analisis Dialektika
Analisis perubahan sosial yang menelaah syarat – syarat dan keadaan yang mengakibatkan terjadinya perubahan dalam suatu sistem masyarakat. Hal ini dirumuskan oleh Hegell Marx sebagai dialektika artinya thesis antisynthesis.
2)      Teori Tunggal Mengenai Perubahan Sosial
Teori tunggal menerangkan sebab – sebab perubahan sosial, atau pola kebudayaan dengan menunjukkan kepada satu faktor penyebab. Teori tunggal maupun deterministik menurut Soerjono Soekanto (1983) tidak bertahan lama, timbulnya pola analisis yang lebih cermat dan lebih didasarkan fakta.

b.      Teori Proses atau Arah Perubahan Sosial
Kebudayaan teori – teori mengenai arah perubahan sosial mempunyai kecenderungan yang bersifat kumulatif atau evolusioner.
1)      Teori Evolusi Unilinier (Garis Lurus Tunggal)
Teori ini berpendapat bahwa manusia dan masyarakat mengalami perkembangan sesuai dengan tahapan tertentu semula dari bentuk sederhana kemudian yang kompleks sampai pada tahap yang sempurna. Pelopor teori ini adalah Agust Comte dan Hebert Spenser.
2)      Teori Multilinier
Teori ini pada artinya menggambarkan suatu metodologi didasarkan pada suatu asumsi yang menyatakan bahwa perubahan sosial atau kebudayaan yang didapatkan gejala keteraturan yang nyata dan signifikan. Teori ini tidak mengenal hukum atau skema apriori, tetapi teori ini lebih memperhatikan tradisi dalam kebudayaan dan dari berbagai daerah menyeluruh meliputi bagian – bagian tertentu.

25  Wujud Peradaban
Peradaban adalah wujud kebudayaan sebagai hasil kreatifitas manusia baik yang bersifat materiil berupa benda-benda yang kasat mata dan dapat diraba, seperti candi borobudur, bangunan gedung atau rumah, mobil, perlatan kerja, dan sebagainya, maupun yang bersifat non – materiil dalam bentuk nilai, moral, norma, dan estetika.
Peradaban sebagai wujud kebudayaan yang bersifat non – materiil, seperti adat sopan santun pergaulan dalam menjalani hidup dan kehidupan ini manusia senantiasa memegang teguh nilai-nilai yang ada, baik berupa moral, norma, etika, dan estetika.
Menurut Ki Hajar Dewantara, etika adalah ilmu yang mempelajari segala soal kebaikan dan keburukan didalam hidu manusia semuanya, teristimewa yang mengenai gerak – gerik pikiran dan rasa yang dapat merupakan pertimbangan dan perasaan, sampai mengenai tujuannya yang dapat merupakan perbuatan.
Etika merupakan suatu ajaran yang melakukan refleksi kritis atas norma ajaran moral. Tugas etika adalah mencari ukuran baik buruknya bagi tingkah laku manusia.
Secara dikotomisada etika deskriptif yang berusaha mengkaji secara kritis dan rasional tentang sikap dan pola perilaku manusia, dan apa yang dikerjakan oleh manusia dalam hidup sebagai sesuatu yang bernilai. Sedangkan etika normatif adalah berusaha menetapkan berbagai sikap dan pola perilaku yang ideal yang seharusnya dimiliki oleh manusia (berupa norma-norma).
Menurut Th. L. Vanhoeven (dalam Oman Sukmana), norma berasal dari kata “normalis”, yang berarti menurut petunjuk, kaidah, kebiasaan, kelaziman, patokan, standart, ukuran. Norma – norma mempunyai kekuatan mengikat yang berbeda – beda, yaitu :
1.      Folkways, yakni norma-norma yang berdasar kebiasaan atau kelaziman dalam tradisi, dan apabila dilanggar tidak ada sanksinya, tetapi hanya dianggap aneh dan menjadi sasaran pembicaraan umum saja.
2.      Mores (tata kelakuan), yakni norma moral yang menentukan suatu kelakuan tergolong benar atau salah, baik atau buruk. Individu yang melanggar mores akan dihukum.
Moral adalah nilai – nilai dalam masyarakat dalam hubungannya dengan kesusilaan. Moralitas adalah sistem nilai tentang bagaimana seseorang harus hidup secara baik sebagai manusia, dan sekaligus merupakan petunjuk kongkrit yang siap pakai tentang bagaimana seseorang itu harus hidup.
Dalam realitas budaya pengembangan kebudayaan dikembangkan melalui nilai – nilai estetika yang tidak terlepas dari nilai – nilai etika, moral, norma dan hukum yang berlaku.
Secara etimologis istilah “estetika” berarti “teori tentang ilmu penginderaan”. Tetapi kemudian diberi pengertian yang dapat diterima lebih luas ialah “teori tentang keindahan dan seni”.
Manusia memiliki sensibilitas esthethis, karena itu manusia tak dapat dilepaskan dari keindahan. Manusia membutuhkan keindahan dalam kesempurnaan (keutuhan) pribadinya. Tanpa estetika ini, kemanusiaan tidak lagi mempunyai perasaan dan semua kehidupan akan menjadi steril.

26  Tradisi, Modernisasi dan Masyarakat Madani

1.      Tradisi
Adat adalah merupakan pencerminan daripada kepribadian sesuatu bangsa, merupakan satu penjelmaan daripada jiwa bangsa yang bersangkutan dari abad ke abad. Oleh karena itu, maka tiap bangsa didunia ini memiliki adat kebiasaan sendiri – sendiri yang satu dengan yang lainnya berbeda satu sama lain.
Adat istiadat yang hidup serta yang berhubungan dengan tradisi rakyat yang merupakan adat kebiasaanturun-temurun yang masih dijalankan di masyarakat karena adanya penilaian bahwa cara – cara yang telah ada merupakan cara yang paling baik dan benar, serta hal ini merupakan sumber yang mengagumkan bagi kekayaan budaya bangsa.
Didalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, adat yang dimiliki oleh daerah – daerah suku – suku bangsa adalah berbeda – beda, meskipun demikian dasar dan sifatnya adalah satu, yaitu keindonesiaannya. Oleh karena itu, maka adat bangsa Indonesia itu dikatakan ber“bhinneka”. Adat bangsa Indonesia yang “Bhinneka Tunggal Ika” ini tidak mati, melainkan selalu berkembang.

2.      Modernisasi

a.      Konsep Modernisasi.
Modernisasi dimulai di Italia abad ke – 15 dan tersebar di sebagian besar ke dunia Barat dalam lima abad berikutnya. Manifesto proses modernisasi pertama kali terlihat di Inggris dengan meletusnya revolusi industri pada abad ke – 18, yang mengubah cara produksi tradisional ke modern.
Modernisasi masyarakat adalah suatu proses tranformasi yang mengubah :
·      Di bidang ekonomi, modernisasi berarti tumbuhnya kompleks industri yang besar, dimana produksi barang konsumsi dan sarana dibuat secara masal.
·      Di bidang politik, dikatakan bahwa ekonomi yang modern memerlukan ada masyarakat nasinal dengan integrasi yang baik.
Berikut ini beberapa pendapat para ahli tentang modernisasi, yaitu :
a)    Modernisasi menurut Cyril Edwin Black, yaitu rangkaian perubahan cara hidup manusia yang kompleks dan saling berhubungan, merupakan bagian pengalaman yang universal dan yang dalam banyak kesempatan merupakan harapan bagi kesejahteraan manusia.
b)   Menurut Kentjaraningrat, modernisasi merupakan usaha penyesuaian hidup dengan konstelasi dunia sekarang ini. Hal itu berarti bahwa untuk mencapai tingkat modern harus berpedoman kepada dunia sekitar yang mengalami kemajuan.
c)    Menurut Schorrl (1980), modernisasi adalah proses penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi ke dalam semua segi kehidupan manusia dengan tingkat yang berbeda – beda tetapi tujuan utamanya untuk mencari taraf hidup yang lebih baik dan nyaman dalam arti yang seluas – luasnya.
d)   Smith (1973), mengatakan bahwa modernisasi adalah proses yang dilandasi dengan seperangkat rencana dan kebijaksanaan yang disadari untuk mengubah masyarakat ke arah kehidupan masyarakat yang kontemporer yang menurut penilaian lebih maju dalam derajat kehormatan tertentu.

b.      Syarat-syarat Modernisasi.
Modernisasi bersifat preventif, dan kontraktif agar proses tersebut tidak mengarah pada angan – angan. Modernisasi dapat terwujud melalui beberapa syarat, yaitu :
·      Cara berfikir ilmiah yang institutionalized dalam kelas penguasa maupun masyarakat.
·      Sistem administrasi negara yang baik yang benar – benar mewujudkan birokrasi.
·      Adanya sistem pengumpulan data yang baik dan teratur yang terpusat pada suatu atau lembaga tertentu.
·      Penciptaan iklim yang baik dan teratur dari masyarakat terhadap modernisasi dengan cara penggunaan alat komunikasi masa.
·      Tingkat organisasi yang tinggi, disatu pihak disiplin tinggi bagi pihak lain di pihak pengurangan kepercayaan.
·      Sentralisasi wewenang dalam pelaksanaannya.

c.       Ciri-ciri Modernisasi.
Modernisasi merupakan salah satu modal yang ditandai dengan ciri – ciri :
·      Keutuhan materi dan ajang kebutuhan manusia.
·      Kemajuan teknologi dan industrialisasi, individualisasi, sekularisasi, diferensasi, dan akulturasi.
·      Modernisasi banyak menberikan kemudahan bagi manusia.
·      Berkat jasanya, hampir senua keinginan manusia terpenuhi.
·      Modernisasi juga memberikan dan melahirkan teori baru.
·      Mekanisme masyarakat berubah menuju prinsip dan logika ekonomi serta orientasi kebendaan yang berlebihan.
·      Kehidupan seseorang perhatian religiusnya dicurahkan untuk bekerja dan menumpuk kekayaan.
3
    Masyarakat Madani
Menurut Wirutomo (2002), di Indonesia kata “civil society” diterjemahkan sebagai masyarakat sipil, masrakat warga, masyarakat madani, atau masyarakat adab. Apapun bentuk tindakannya yang pasti konsep itu menyangkut sutu ruang gerak masyarakat yang berada di luar negara.
Karena bidang politik pada masa lalu selalu dikaitkan dengan negara, maka muncul konsep civil society sebagai arena bagi warga negara yang aktif dalam politik. Tetapi lebih luas lagi konsep ini sering juga dikaitkan dengan peradaban masyarakat, yaitu suatu kualitas kebudayaan masyarakat yang ditandai oleh supremasi hukum.

27  Ketenangan, Kenyamanan, Ketentraman dan Kedamaian sebagai Makna Hakiki Manusia Beradab
Sudah menjadi kodrat alam bahwa manusia dalam hidupnya selalu bergaul  dan berkumpul serta hidup bersama – sama dengan manusia lainnya dalam satu tempat dan waktu tertentu yang disebut masyarakat. Dalam masyarakat manusia saling mengadakan hubungan dan kerjasa (interaksi) antara yang satu dengan yang lain. Itulah sebabnya  filosofis terkenal Aristoteles mengatakan bahwa manusia adalah makhluk sosial.
Kehidupan bersama atau berkelompok dari manusia itu, mempunyai beberapa tujuan tertentu, yaitu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, menghindarkan diri dari marah bahaya, dan melanjutkan keturunan.
Untuk memenuhi kebutuhan – kebutuhan hidupnya tersebut, manusia harus mengadakan hubungan dan kerjasama (interaksi) dengan manusia lain. Tanpa mengadakan interaksi dengan manusia yang laintidak mungkin  kebutuhan – kebutuhan tersebut dapat terpenuhi, baik kebutuhan primer dan juga kebutuhan sekunder.
Sebagai diketahui bahwa manusia disamping sebagai makhluk sosial juga makhluk individu, dimana dalam memenuhi kebutuhan – kebutuhan sendiri tanpa menghiraukan kepentingan orang lain. Manusia harus ada keseimbangan antara kepentingan pribadi dan kepentingan umum. Jika tidak maka dapat menimbulkan kekacauan, pertentangan diantara sesama manusia sehingga keteraturan, ketetraman tidak akan terwujud.
Agar hal tersebut tidak terjadi, maka diperlukan pedoman – pedoman hidup tentang bagaimana seorang berbuat terhadap orang lain atau bagaimana manusia harus bertingkah laku dalam masyarakat. Pedoman - pedoman hidup yang dimaksud seperti aturan – aturan,norma – norma adat – istiadat, ogeran dan wejanga atau nilai-nilai kehidupan yang ada di masyarakat. Jika manusia telah dapat menciptakan hal – hal  tersebut, maka sesungguhnya manusia telah dapat memahami arti atau makna hakiki sebagai manusia beradab.

28  Peradaban dan Problematikanya bagi Kehidupan Manusia
Arus modernisasi dan globalisasi adalah sesuatu yang pasti terjadi dan sulit untuk dikendalikan, terutama karena begitu cepatnya informasi yang masuk ke seluruh belahan dunia, hal ini membawa pengaruh bagi seluruh bangsa di dunia, termasuk di dalamnya bangsa Indonesia.
Arus informasi berkembang cepat menumbuhkan cakrawala pandangan manusia makin terbuka luas. Dengan daya pengaruhnya yang sangat besar, karena ditopang pula oleh sistem – sistem  sosial yang kuat, dan dalam kecepatan yang makin tinggi, teknologi telah menjadi pengarah hidup manusia.
Dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, maka dunia menjadi sempit, ruang, dan waktu menjadi sangat relatif, dan dalam banyak hal, batas – batas negara sering menjadi kabur dan bahkan mulai tidak relevan. Tujuan akhir dari kedua usaha atau kewajiban ini menurut Indra Siswarini adalah masyarakat modern yang tipikal Indonesia, masyarakat yang tidak hanya mampu membangun dirinya sederajat dengan bangsa lain tetapi juga tangguh dalam menghadapi kemerosotan mutu lingkungan hidup.
Akibat globalisasi diantaranya masyarakat mengalami anomi atau tidak punya norma atau heteronmy atau banyak norma sehingga terjadi kompromisme sosial terhadap hal – hal yang sebelumnya dianggap melanggar norma tunggal masyarakat. Selain itu juga terjadinya diorientasi atau alienasi.
Kemajuaan bidang teknologi, komunikasi dan informasi yang demikian pesat sebagai sebuah perkembangan peradaban manusia kadang kala menimbulkan problematika bagi kehidupan manusia. Sebagai contoh (handphone) dengan berbagai fasilitas yang ada didalamnya, dapat memberikan manfaat yang sangan besaar kalau digunakan secara baik,tetapi sebaliknya jika digunakan secara tidak baik akan menimbulkan dampak negatif.
Pertumbuhan dan perkembangan demografi, juga berpotensi menimbulkan problematika bagi adab dan peradaban manusia. Jumlah penduduk yang berkembang, dengan cepat jika tidak diimbangi dengan tersediannya lapangan pekerjaan yang cukup justru akan menciptakan gelombang pengangguran.
Oleh karena itu, upaya yang harus dilakukan agar kita mampu membangunan bangsa agar tetap eksis di tengah – tengah arus modernisasi dan globalisasi yang semakin kuat,adalah dengan meningkat peran lembaga pendidikan untuk terus mengali ilmu pengetahuan dan teknologi serta informasi tanpa menghilangkan jati diri Indonesia melalui pelestarian nilai– nilai dan moral bangsa Indonesia. 

III.  PENUTUP
3.1  Kesimpulan
Kata “adab” berasal dari bahasa Arab yang berarti akhlak atau kesopanan dan kehalusan budi pekerti. Peradaban adalah tahapan tertentu dari kebudayaan masyarakat tertentu pula, yang telah mencapai kebudayaan tertentu pula, yang telah mencapai kemajuan tertentu yang dicirikan oleh tingkat ilmu pngetahuan, teknologi dan seni yang telah maju.
Untuk menjadi makhluk yang beradab, manusia senantiasa harus menjunjung tinggi aturan – aturan, norma – norma, adat – istiadat, ugeran dan wejangan atau nilai – nilai kehidupan yang ada di masyarakat yang diwujudkan dengan menaati berbagai pranata sosial atau aturan sosial, sehingga dalam kehidupan di masyarakat itu akan tercipta ketenangan, kenyamanan, ketentraman dan kedamaian.
Peradaban sebagai wujud kebudayaan yang bersifat non – materiil, seperti adat sopan santun pergaulan dalam menjalani hidup dan kehidupan ini manusia senantiasa memegang teguh nilai-nilai yang ada, baik berupa moral, norma, etika, dan estetika.

32  Saran
Dengan pengertian adab dan peradaban yang disampaikan diatas   bahwa adab dan peradaban di masyarakat memiliki peran yang sangat setral dalam kehidupan masyarakat dan sangat berpengaruh dalam kehidupan manusia. Dari makalah ini diharapkan kita bisa belajar dan mengerti akan peradaban, sehingga bisa diterapkan di kehidupan sehari – hari.

Sabtu, 08 November 2014

Tugas Softskill Ilmu Sosial Dasar (Manusia sbg makhluk berbudaya)



Manusia sebagai Makhluk yang Berbudaya


1. Pengertian Budaya
        Istilah budaya berasal dari bahasa Sansekerta yaitu Buddhayah yang merupakan bentuk jamak dari Budhi  yang memiliki arti budi atau akal,. Budaya sendiri sebenarnya bersal dari dua kata, yaitu Budhi dan daya.  Budi yang berarti akal pikiran, Sedangkan daya yang berarti usaha atau ikhtiar. 
           Dalam bahasa inggris budaya disebut Culture  yang sebenarnya berasal dari kata dalam bahasa latin yaitu colere  yang berarti mengolah, mengerjakan, menyuburkan, dan mengembangkan. istilah culture sendiri mengalami perkembangan arti menjadi segala daya dan aktivitas manusia untuk mengolah dan mengubah alam.
           Manusia disebut sebagai makhluk yang berbudaya tidak lain adalah makhluk yang senantiasa mendayagunakan akal budinya untuk menciptakan kebahagiaan, karena yang membahagiakan hidup manusia itu hakikatnya sesuatu yang baik, benar dan adil, maka hanya manusia yang selalu berusaha menciptakan kebaikan, kebenaran dan keadilan sajalah yang berhak menyandang gelar manusia berbudaya.
Manusia juga akan mulai berpikir tentang bagaimana caranya menggunakan hewan atau binatang untuk lebih memudahkan kerja manusia dan menambah hasil usahannya dalam kaitannya untuk pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Manusia sangat mempunyai hasrat yang tinggi apabila dibandingkan dengan makhluk hidup yang lain. Hasrat untuk selalu menambah hasil usahanya guna mempermudah lagi perjuangan hidupnya menimbulkan perekonomian dalam lingkungan kerja sama yang teratur. Hasrat disertai rasa keindahan menimbulkan kesenian. Hasrat akan mengatur kedudukannya dalam alam sekitarnya, dalam menghadapai tenaga-tenaga alam yang beraneka ragam bentuknya dan gaib, menimbulkan kepercayaan dan keagamaan. Hasrat manusia yang selalu ingin tahu tentang segala sesuatu disekitarnya menimbulkan ilmu pengetahuan.
          Ada hakekatnya kebudayaan mempunyai dua segi, bagian yang tidak dapat dilepaskan hubungannya satu sama lain yaitu segi kebendaan dan segi kerohanian. Segi kebendaan yaitu meliputi segala benda buatan manusia sebagai perwujudan dari akalnya, serta bisa diraba. Segi kerohanian terdiri atas alam pikiran dan kumpulan perasaan yang tersusun teratur. Keduanya tidak bisa diraba.



2. Hirarki Kebutuhan
https://tomyhandaka.files.wordpress.com/2012/07/teori-hirarki-maslow.jpg?w=300&h=189
Maslow menggunakan piramida sebagai peraga untuk memvisualisasi gagasannya mengenai teori hirarki kebutuhan. Menurut Maslow, manusia termotivasi untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidupnya. Kebutuhan-kebutuhan tersebut memiliki tingkatan atau hirarki, mulai dari yang paling rendah (bersifat dasar/fisiologis) sampai yang paling tinggi (aktualisasi diri). Adapun hirarki kebutuhan tersebut adalah sebagai berikut :
  1. Kebutuhan fisiologis atau dasar
  2. Kebutuhan akan rasa aman
  3. Kebutuhan untuk dicintai dan disayangi
  4. Kebutuhan untuk dihargai
  5. Kebutuhan untuk aktualisasi diri
Maslow menyebut empat kebutuhan mulai dari kebutuhan fisiologis sampai kebutuhan harga diri dengan sebutan homeostatis.mudian berhenti dengan sendirinya. Maslow memperluas cakupan prinsip homeostatik ini kepada kebutuhan-kebutuhan tadi, seperti rasa aman, cinta dan harga diri yang biasanya tidak kita kaitkan dengan prinsip tersebut. Maslow menganggap kebutuhan-kebutuhan defisit tadi sebagai kebutuhan untuk bertahan. Cinta dan kasih sayang pun sebenarnya memperjelas kebutuhan ini sudah ada sejak lahir persis sama dengan insting.

a. Kebutuhan Fisiologis
Pada tingkat yang paling bawah, terdapat kebutuhan yang bersifat fisiologik (kebutuhan akan udara, makanan, minuman dan sebagainya) yang ditandai oleh kekurangan (defisi) sesuatu dalam tubuh orang yang bersangkutan. Kebutuhan ini dinamakan juga kebutuhan dasar (basic needs) yang jika tidak dipenuhi dalam keadaan yang sangat estrim (misalnya kelaparan) bisa manusia yang bersangkutan kehilangan kendali atas perilakunya sendiri karena seluruh kapasitas manusia tersebut dikerahkan dan dipusatkan hanya untuk memenuhi kebutuhan dasarnya itu. Sebaliknya, jika kebutuhan dasar ini relatif sudah tercukupi, muncullah kebutuhan yang lebih tinggi yaitu kebutuhan akan rasa aman (safety needs).
b. Kebutuhan Rasa Aman
Jenis kebutuhan yang kedua ini berhubungan dengan jaminan keamanan, stabilitas, perlindungan, struktur, keteraturan, situasi yang bisa diperkirakan, bebas dari rasa takut dan cemas dan sebagainya. Karena adanya kebutuhan inilah maka [[manusia[[ membuat peraturan, undang-undang, mengembangkan kepercayaan, membuat sistem, asuransi, pensiun dan sebagainya. Sama halnya dengan basic needs, kalau safety needs ini terlalu lama dan terlalu banyak tidak terpenuhi, maka pandangan seseorang tentang dunianya bisa terpengaruh dan pada gilirannya pun perilakunya akan cenderung ke arah yang makin negatif.
c. Kebutuhan Dicintai dan Disayangi
Setelah kebutuhan dasar dan rasa aman relatif dipenuhi, maka timbul kebutuhan untuk dimiliki dan dicintai '. Setiap orang ingin mempunyai hubungan yang hangat dan akrab, bahkan mesra dengan orang lain. Ia ingin mencintai dan dicintai. Setiap orang ingin setia kawan dan butuh kesetiakawanan. Setiap orang pun ingin mempunyai kelompoknya sendiri, ingin punya "akar" dalam masyarakat. Setiap orang butuh menjadi bagian dalam sebuah keluarga, sebuah kampung, suatu marga, dll. Setiap orang yang tidak mempunyai keluarga akan merasa sebatang kara, sedangkan orang yang tidak sekolah dan tidak bekerja merasa dirinya pengangguran yang tidak berharga. Kondisi seperti ini akan menurunkan harga diri orang yang bersangkutan.
d. Kebutuhan Harga Diri
Di sisi lain, jika kebutuhan tingkat tiga relatif sudah terpenuhi, maka timbul kebutuhan akan harga diri (esteem needs).  Ada dua macam kebutuhan akan harga diri. Pertama, adalah kebutuhan-kebutuhan akan kekuatan, penguasaan, kompetensi, percaya diri dan kemandirian. Sedangkan yang kedua adalah kebutuhan akan penghargaan dari orang lain, status, ketenaran, dominasi, kebanggaan, dianggap penting dan apresiasi dari orang lain. Orang-orang yang terpenuhi kebutuhannya akan harga diri akan tampil sebagai orang yang percaya diri, tidak tergantung pada orang lain dan selalu siap untuk berkembang terus untuk selanjutnya meraih kebutuhan yang tertinggi yaitu aktualisasi diri (self actualization)
w. Kebutuhan Aktualisasi Diri
Kebutuhan ini merupakan kebutuhan yang terdapat 17 meta kebutuhan yang tidak tersusun secara hirarki, melainkan saling mengisi. Jika berbagai meta kebutuhan tidak terpenuhi maka akan terjadi meta patologi seperti apatisme, kebosanan, putus asa, tidak punya rasa humor lagi, keterasingan, mementingkan diri sendiri, kehilangan selera dan sebagainya.

2. Pengertian Akal
Akal adalah kemampuan berpikir manusia sebagai kodrat alami yang dimiliki oleh manusia. Akal adalah suatu peralatan rohaniah manusia yang berfungsi untuk membedakan yang salah dan yang benar serta menganalisis sesuatu yang kemampuannya sangat tergantung luas pengalaman dan tingkat pendidikan,formal maupun informal, dari manusia pemiliknya. Sedangkan budi adalah merupakan unsur rohani dalam kebudayaan Budi diartikan sebagai batin manusia panduan akal dan perasaan yang dapat menimbang baik dan buruk segala sesuatu.Adapun fungsi akal adalah untuk berpikir, kemampuan berpikir manusia mengingatkembali apa yang telah diketahui sebagai tugas dasarnya untuk memecahkan masalah-masalah dan akhirnya membentuk tingkah laku. Dengan akal dan budi yang dimiliki manusia akan dapat memanfaatkan alam untuk memenuhi kebutuhannya baik yang bersifat primer maupun yang bersifat sekunder. Dengan akal budi yang dimiliki itu manusia dapat menciptakan sesuatu baik berupa barang yang berujud benda (material ) maupun yang tidak berujud benda ( imatrial ).Dengan akal budi tersebut manusia memiliki daya cipta rasa dan Karsa sehingga manusia mempunyai kemampuan untuk menciptakan sesuatu mempunyai keinginan untuk melakukan sesuatu dan semua itu dilakukan dengan penuh rasa (keindahan ).Manusia sebagai makhluk budaya memiliki kemampuan untuk menciptakan kebaikan ,kebenaran, keadilan dan bertanggung jawab. Sebagai makhluk berbudaya manusia dapatmendaya gunakan akal budinya yang halus untuk menciptakan kebahagiaan baik bagidirinya sendiri maupun bagi masyarakat demi untuk kesejahtraan dan kesempurnaan hidupnya.

3. Wujud Kebudayaan (Gagasan, Aktivitas, dan Artefak)
wujud kebudayaan dibedakan menjadi tiga: gagasan, aktivitas, dan artefak.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOmIuCHyRJMapaXieAOGp8psM-R44xYYq_QOr4EQ2N2vIy4Sbs3hzLcCSN-Au_LFhmnNx6RA81w9RfapxocPLrYqJnRdB6euz-_8IzrA9LAdgShKClgmDNmO1EwkEPBPaUCUvWueHw/s320/idea.jpg
·         Gagasan (Wujud ideal) Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak; tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat. Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan, maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam karangan dan buku-buku hasil karya para penulis warga masyarakat tersebut.

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLyCx0_CG0vle5AYBsyJ1YD1cLujDT9IzfGLrXv9XG7xkG0VK3bztdg7MH31E0BnRnfzp4PD1HFRitNcN2gn-zwN2cecW4DxnCoYYwbjLDBLWjchqY_w8a3m29-ECyVTT254v9QaMe/s200/bali.jpg
·         Aktivitas (tindakan) Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya konkret, terjadi dalam kehidupan sehari hari, dan dapat diamati dan didokumentasikan.

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiiR9n-jky1aBponvXajF0PkKjfJKN2zbIZO8It830o3zqkQGTymfR47MbWPewasbFe5gV5qCtCD4qhTMaVI3iqRDjCYy9-vlXvr26Iof0b6fkkRVT8DCyLL8W7uF47J9EEWw9ZgaBb/s200/garis1.jpg
·         Artefak (karya)Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan. Sifatnya paling konkret diantara ketiga wujud kebudayaan.Dalam kenyataan kehidupan bermasyarakat, antara wujud kebudayaan yang satu tidak bisa dipisahkan dari wujud kebudayaan yang lain. Sebagai contoh: wujud kebudayaan ideal mengatur dan memberi arah kepada tindakan (aktivitas) dan karya (artefak) manusia.

      Sekian pembahasan atau tugas softskill ilmu sosial dasar dari saya. Kurang lebihnya mohon maaf. Wassalamualaikum Wr Wb.

Thanks To: Allah SWT, Kedua orang tua, Pak selaku dosen ilmu sosial dasar, dan kawan-kawan 2ID09.

Selasa, 10 Juni 2014

Masa Depan Bumi (Tugas Softskill PKN)

I. Latar belakang
Dari tahun ke tahun, bumi kita mengalami banyak perubahan. Perubahan itu terjadi baik dalam hal fisik , sosial, maupun interaksi yang ada di dalamnya. Berbagai perubahan tersebut dapat terjadi secara alami maupun karena perbuatan manusia, di mana dampak yang diakibatkan bukan hanya bersifat menguntungkan, tetapi dapat juga bersifat merugikan. Keadaan bumi akan menjadi buruk jika kita tidak mengetahui dan memahami ilmu – ilmu yang terkait dengan bumi dan kehidupannya. Selaras dengan semakin majunya ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) saat ini, manusia seharusnya dapat menyinergikan bidang terapan tersebut untuk mempelajari bumi secara mendalam. Dengan adanya keseimbangan eksplorasi dan eksploitasi terhadap bumi maka diharapkan nantinya, bumi dan makhluk hidup yang ada termasuk manusia bersama – sama mendapatkan keuntungan untuk membangun masa depan yang lebih cerah. Salah satu bidang terapan  yang menyinergikan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mempelajari bumi adalah bidang ilmu Geomatika yang termasuk sebagai salah satu cabang bidang ilmu kebumian.
II.                Permasalahan yang Dihadapi
Issue mengenai pemanasan global atau global warming sampai saat ini masih belum juga bisa teratasi dengan baik. Yang terjadi malah kondisi sebaliknya dimana polusi semakin parah dan kondisi bumi kita semakin tidak baik. Sebenarnya apa penyebab sehingga keadaan bumi kita menjadi sedemikian panas dan tidak nyaman?
Siapa yang menyebabkan semua ini sehingga bisa semakin merusak ekosistem dan keadaan bumi yang tadinya alami menjadi rusak. Tentu saja semua itu adalah ulah di balik manusia-manusia pintar ini. Mahkluk yang seharusnya menjaga dan melestarikan malah merusak bumi yang notabene sebagai rumah tempat tinggal nya sendiri.
III.             Solusi
a.      Cara Meminimalisir Global Warming:
jika memang kita tidak bisa menghapuskan issue global warming sepenuhnya dari bumi kita maka setidaknya kita membantu bumi kita untuk pelan-pelan mendapatkan nafasnya kembali sehingga kita sebagai manusia juga yang akan lebih diuntungkan.
Jika bumi sehat maka tidak akan ada lagi bencana tanah longsor, banjir, air bah dan lainnya. Kebanyakan dari bencana alam yang datang ke kita adalah akibat dari ulah manusia itu sendiri yang tidak pernah sadar untuk mencintai dan merawat kelangsungan lingkungannya.
Cara yang pertama adalah dengan mengurangi penggunaan tissu. Tahukah anda jika tissue terbuat dari setiap lembar kulit kayu atau bahkan kayu yang telah diolah? Bayangkan saja jika manusia menggunakan tissue satu bungkus setiap harinya maka ada berapa juta pohon yang harus ditebang dan dipangkas dari habitatnya.
Jika manusia bertanggung jawab dengan perbuatannya maka sehabis menebang pohon dia akan menanaminya kembali sehingga hutan tidak akan gundul dan juga hutan tidak akan menjadi kering kerontang akibat gersangnya dan kurangnya air tanah.
Selain itu penggunaan kertas yang berlebihan juga sama saja dengan memangkas hak bumi untuk hidup dengan baik. Apa jadinya jika semua lahan disulap jadi perumahan dan pertokoan juga bangunan pencakar langit yang tinggi? Apakah semua kenyamanan itu sifatnya abadi? Tentu saja tidak.
Kita tidak bisa hidup tanpa hutan, tanpa alam yang bersih dan sehat, tanpa melestarikan tanaman, tumbuhan dan hwan sekitar seperti dijaman dahulu kala. Saat ini, sangat jarang ditemukan adanya sungai yang mengalir bersih dengan sejuknya air khas pegunungan, yang ada malah berganti dengan sungai yang tertimbun sampah hingga menggunung.
           b.     Persediaan air bersih di bumi
Air bersih adalah salah satu jenis sumber daya alam berbasis air yang bermutu baik dan biasa dimanfaatkan oleh manusia untuk dikonsumsi atau dalam melakukan aktivitas sehari-hari.  Komposisi air di bumi adalah 70% dari total permukaan bumi dengan jumlah kira-kira 1,4 ribu juta kilometer kubik, namun hanya sebagian kecil saja dari jumlah ini yang dapat benar-benar dimanfaatkan yaitu kira-kira hanya 0,003%. Sebagian besar air (kira-kira 97%) ada dalam samudera atau laut, dan kadar garamnya terlalu tinggi sehingga tidak dapat langsung dimanfaatkan. Dari 3% sisanya yang ada (kira-kira 87%), tersimpan dalam lapisan kutub atau sangat dalam di bawah tanah.
Persediaan air bersih di bumi semakin berkurang dengan adanya dampak dari pemanasan global. Pemanasan global menyebabkan melelehnya es, glasier dan salju yang seiring waktu akan menambah parah kelangkaan air di berbagai belahan dunia. Satu per enam dari penduduk dunia saat ini bergantung pada lelehan glasier dan tutupan salju untuk air minum dan irigasi pertanian sehingga dengan melelehnya es tersebut jumlah cadangan air otomatis berkurang dan mengakibatkan air bersih semakin langka. Berdasarkan hasil studi tahun 2006, Asia diperkirakan akan kehilangan 90% sumber air bersih akibat perubahsan iklim terkait global warming.
 

           c.     Kemungkinan manusia untuk pindah ke planet lain
Asal-usul kehidupan merupakan sebuah misteri. Tidak ada orang yang dapat memecahkan misteri tersebut dengan metode ilmiah yang tepat. Banyak teori yang bermunculan baik mengenai asal- usul alam semesta, tata surya maupun kehidupan. Tetapi tidak satupun diantara teori tersebut yang berhasil mengungkap misteri tersebut secara jelas.
            Salah satu tempat ternyaman yang diketahui manusia untuk dijadikan tempat tinggal adalah planet kecil dengan diameter 12.756 km dan 75 % permukaannya tertutup oleh air, terletak di tata surya Sabuk kuiper, di galaksi Bima Sakti yang kita kenal dengan planet Bumi. Bumi merupakan satu- satunya planet di tata surya kita yang dihuni oleh makhluk hidup. Bumi merupakan planet ketiga dari matahari yang mempunyai atmosfer yang tersusun dari gas nitrogen (N2) 72 %, oksigen (O2) 21 %, sisanya 1 % terdiri dari gas argon, karbondioksida, ozon, dan gas- gas lain. Atmosfer ini melindungi makhluk hidup dari sinar matahari dan benda- benda langit yang tertarik ke bumi.
            Kehidupan manusia yang memanfaatkan sumber daya alam berlebihan, menyebabkan bumi menjadi rusak. Berawal dari rusaknya bumi, pencemaranpun akan terjadi begitu cepat dan bumi akan menjadi semakin sesak. Keadaan ini mengakibatkan lapisan pelindung ozon mulai rusak dan pemanasan suhu secara globalpun tidak dapat terelakkan. Lama kelamaan, hal tersebut dapat mengakibatkan pencairan es sehingga bumi tertutup oleh air. Menurut para ilmuwan,  jika global warming ini tidak dicegah dalam waktu dekat, maka 30 % dari makhluk hidup yang ada sekarang akan musnah pada tahun 2050 karena temperatur bumi terus naik. Isu Pemanasan Global ini membuat skeptisme tersendiri terhadap keberadaan bumi, jangan-jangan bumi sudah akan musnah sebelum kiamat. Selain itu dengan semakin habisnya sumber daya alam dan energi  akibat eksplorasi besar-besaran manusia dan konsumsi yang berlebihan,  membuat beberapa orang didunia ini sedang memikirkan potensi kemungkinan untuk hijrah ke planet lain.
            Misi untuk pindah ke planet lain bukanlah sekedar isapan jempol atupun dongeng tidur belaka. Para peneliti antariksa sudah mulai memainkan perannya dengan meneliti bagaimana hal tersebut menjadi mungkin untuk dilakukan. Bukan hal yang mudah untuk meneliti hal ini karena membutuhkan waktu yang tidak singkat dan biaya yang cukup banyak. Namun para ilmuwan terus mengemban tugas ini untuk meneruskan peradaban manusia.
            Penjelajahan angkasa luar terus dilakukan. Berbagai misteri seputar kehidupan di angkasa luar memang selalu menjadi hal yang menarik untuk dieksplorasi. Oleh sebab itu, satelit dan pesawat angkasa luar terus diorbitkan untuk meneliti angkasa. Pada tahun lalu, satelit pemburu planet asing milik Prancis –COROT- berhasil merekam sebuah planet baru di luar tata surya kita. Planet tersebut mengorbit pada sebuah bintang berjarak 500 tahun cahaya dan serupa dengan bumi. Namun, planet yang dikenal dengan COROT- 7 b tersebut hanya berjarak 1,6 juta kilometer dari bintang induknya. Berarti, jarak yang terlalu panas untuk kehidupan lain di luar bumi, walaupun planet tersebut mempunyai struktur solid yang dapat ditempati organisme hidup. Setidaknya penemuan ini mengasumsikan akan adanya planet yang serupa dan berada dalam orbit yang lebih dingin dan nyaman. 
            Tiga tahun yang lalu tepatnya pertengahan 2007, sebuah planet yang mirip dengan bumi ditemukan di luar tata surya kita. Planet ini memiliki air, juga bisa menyokong kehidupan di sana. Planet ini diberi nama Gliese 581 C. Gliese 581 berada pada jarak yang tidak terlalu dekat ataupun terlalu jauh dari bintangnya sehingga dapat menjaga airnya tidak membeku ataupun menguap. Berbicara tentang penemuan ini, Alison Boyle, kurator bidang astronomi di Museum Sains London mengatakan: “Dari semua planet yang kami temukan mengelilingi bintang lain, planet ini tampaknya memiliki syarat paling tepat bagi kehidupan.” Namun tetap saja masih belum ditemukan adanya kehidupan biologis di sana seperti halnya bumi. Kalaupun manusia akhirnya berhijrah kesana, hal itu sangat sulit karena jaraknya yang lebih dari 20 tahun cahaya.
            Menyusul penemuan sebelumnya, pada tahun 2009 tim astronom menemukan planet yang dipastikan memiliki air dan atmosfer. Planet itu diberi nama GJ 1214, yang kekuatan cahayanya setara dengan 0,3 % matahari. Sekitar 75 % massa planet merupakan air dan sisanya batuan. Penemuan ini sangat menarik untuk diteliti karena bersama oksigen, air merupakan syarat terpenting maujudnya kehidupan. Namun seperti permasalahan temuan sebelumnya, planet ini hanya berjarak 0,0014 AU, itu berarti jika kita kita mendiami planet itu bisa dipastikan kita akan terpanggang. Kita juga akan kesulitan beradaptasi dengan waktu yang sangat singkat jika mendiami planet tersebut, karena planet samudra itu mengitari bintang induknya dengan selang kurang dari 2 hari.
Para ilmuan nampaknya tidak main- main dalam upaya pencarian kehidupan di luar bumi. Badan Luar Angkasa Eropa mengadakan simulasi penerbangan ke planet Mars sebelum melakukan penerbangan sesungguhnya yang diprediksi pada tahun 2020. Sebanyak enam relawan asal Eropa keluar dengan kondisi baik dari ruang simulasi kapsul ruang angkasa di Rusia setelah menghabiskan lebih dari tiga bulan dalam kapsul tersebut. Penerbangan ke Mars dimaksudkan untuk memastikan struktur planet tersebut agar bisa ditempati oleh makhluk hidup.
Misi- misi ke planet merah ini sampai penghujung abad ke- 20 belum menemukan jejak kehidupan di sana, meskipun sederhana. Namun jika ditelisik lebih mendalam, keadaan Mars cukup ideal untuk manusia. Suhu udara dan tekanan udara yang cukup rendah, ditambah dengan komposisi udara yang sebagian besar karbon dioksida namun masih mengandung oksigen, sehingga kemungkinan manusia masih dapat bertahan di lingkungan tersebut. 
Penjelajahan ke Mars sendiri sudah dimulai semenjak tahun 1960-an. Mars memang sudah menjadi incaran para peneliti untuk ditempati manusia apabila pada suatu saat nanti bumi telah benar- benar tidak layak untuk dihuni. Kolonialisasi mars akan terwujud jika astronot bersikap seperti pemukim pertama di Amerika. Oleh karena itu, NASA berniat mengirim astronot berumur 60-an karena mengirim astronot dalam usia subur bukan ide yang baik. Misi ke luar angkasa dapat mengurangi usia baik karena kurangnya perawatan medis maupun karena paparan radiasi. Astronot tersebut diharapkan jadi pionir kolonialisasi manusia di planet merah.
Sejak tahun 1990, setidaknya ada 300 planet yang berhasil diindetifikasi astronom yang menyerupai bumi. Yang terpenting adalah planet tersebut mengorbit pada bintangnya dalam habitable zone, zona yang memungkinkan makhluk hidup tinggal. Habitable zone diartikan jarak orbit planet dari bintangnya yang memungkinkan keberadaan air di permukaan planet, dengan kata lain orbit planet itu tidak terlalu dekat dengan bintang.
Teknologi bukan menjadi hambatan untuk melakukan penerbangan ke luar angkasa  jika manusia benar- benar berniat untuk hijrah ke planet lain. Dua orang fisikawan asal Universitas Baylor sedang mengembangkan sebuah alat yang membantu mendorong sebuah benda sehingga dapat bergerak melebihi kecepatan cahaya. Tetapi permasalahannya sekarang adalah para pegiat astronomi belum menemukan planet yang memiliki struktur pendukung kehidupan layaknya bumi yang kita huni ini. Manusia tidak bisa hidup dalam kondisi ekstrim seperti di luar angkasa.
Tetapi tidak menutup kemungkinan kita menghijrahkan makhluk hidup lain ke luar angkasa seperti cacing yang hidup di es metana bisa hidup di Titan (Saturnus), beruang air (tardigrade) bisa hidup di ruang hampa (angkasa), cacing raksasa pemakan belerang bisa hidup di Venus, mikroba antartika pemakan besi bisa hidup di jupiter, bakteri yang mampu bertahan dari radiasi bisa hidup di Mars.
IV.               IV.        Kesimpulan
Kita sebagai manusia sudah seharusnya untuk sadar dan berubah demi masa depan bumi yang akan mendatang. Kita harus berhenti untuk merusak bumi. Kita harus mulai dengan menata bumi kembal, kita harus menjaga persediaan air bersih yang ada, melesatarikan hewan dan tumbuhan yang akan punah, dan merawat dengan sungguh-sungguh bumi kita untuk masa depan cucu kita kelak. Demi bumi dimasa mendatang.
Sekian pembahasan tentang masa depan bumi dimasa mendatang. Mohon maaf bila ada salah kata dan kekurangan. Terimakasih.

Kamis, 24 April 2014

Tugas soft skill kelompok 5 1ID08



I.                   Pesawat Presiden RI
Untuk pertama kalinya Indonesia memiliki pesawat khusus kepresidenan. Kamis (9/4) pukul 10.15 WIB, pesawat buatan Boeing jenis Business Jet 2 atau BBJ-2 untuk kepresidenan telah datang di Pangkalan TNI-AU Halim Perdanakusuma, Jakarta. Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi menghadiri penyambutan kedatangan pesawat khusus kepresidenan tersebut.
“Penyerahan pesawat kepresidenan (yang datang) hari ini merupakan sebuah peristiwa penting yang membuka lembaran sejarah baru dalam penyelenggaraan pemerintah,” kata Mensesneg Sudi Silalahi. Setelah hampir 69 tahun merdeka, ujar Sudi Silalahi, Indonesia memiliki pesawat kusus kepresidenan, yang selama ini menyewa pesawat komersial dari Garuda Indonesia.“Pesawat kepresidenan ini khusus dirancang dan digunakan hanya untuk menjalankan tugas-tugas pemerintahan dan kenegaraan Presiden Republik Indonesia,” Sudi menjelaskan.
Menyewa pesawat kepresidenan seperti yang dilakukan selama ini, lanjut Sudi, memiliki keuntungan dan kerugian masing-masing. Namun dari hasil perhitungan yang cermat dan sangat teliti serta dengan mempertimbangkan masukan dari berbagai pemangku kepentingan, penggunaan Pesawat Khusus Kepresidenan BBJ-2 ini memiliki sejumlah nilai keunggulan.
“Pertama, dari sisi anggaran negara, penggunaan pesawat ini jauh lebih hemat dibandingkan dengan menggunakan pesawat komersial. Dari perhitungan yang dilakukan dengan cermat, penghematan anggaran negara selama masa pakai pesawat ini untuk beberapa tahun mendatang adalah Rp 114,2 miliar per tahun,” ujar Sudi.
Dari sisi efisiensi dan efektivitas, penggunaan Pesawat Khusus Kepresidenan BBJ-2 tentu tidak mengganggu jadwal dan kinerja maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Selama ini, perusahaan harus kembali mengatur ulang jadwal penerbangannya apabila ada tugas-tugas kenegaraan yang mengharuskan menggunakan pesawat bagi perjalanan dinas Presiden RI.
Negara mana saja yaag memiliki jet mewah seharga hampir Rp 820 miliar itu:
1. Afrika Selatan, punya 1 unit yang dioperasikan Angkatan Udara
2. Argentina, sedang memesan 1 unit untuk Angkatan Udara
3. Australia, punya 2 unit yang dioperasikan Angkatan Udara
4. Belarusia, punya 1 unit yang digunakan untuk pesawat VVIP pemerintahan
5. Kolombia, punya 1 unit yang dioperasikan Angkatan Udara
6. India, punya 3 unit yang dioperasikan Angkatan Udara
7. Kazakhstan, punya 1 unit yang digunakan untuk pesawat resmi pemerintahan
8. Malaysia, punya 1 unit yang dioperasikan Angkatan Udara
9. Maroko, punya 2 unit yang dioperasikan Angkatan Udara
10. Nigeria, punya 1 unit yang dioperasikan Angkatan Udara
11. Tunisia, punya 1 unit yang dioperasikan Angkatan Udara
12. Uni Emirat Arab, punya 6 unit yang digunakan untuk perjalanan resmi keluarga kerajaan dan pemerintah
“Dari sisi kebanggaan nasional, sebagai negara besar kita tentu lebih berbangga apabila Presiden RI menggunakan pesawat khusus kepresidenan yang canggih, modern, aman, dan benar-benar difungsikan untuk melayani tugas konstitusional Presiden Republik Indonesia, termasuk presiden mendatang masa bakti 2014-2019,” Mensesneg menambahkan.
Pesawat Khusus Kepresidenan BBJ-2 ini memiliki panjang sekitar 39,5 meter, panjang sayap 35,8 meter, tinggi ekor 12,5 meter, dan memiliki diameter 3,73 meter. Untuk interiornya, BBJ-2 memiliki panjang 29,97 meter, dengan tinggi 2,16 meter serta lebar 3,53 meter. Interior pesawat dirancang untuk dapat mengakomodasi hingga 67 penumpang, sebuah jumlah yang cukup untuk rombongan Presiden RI.
Interior pesawat juga dilangkapi dengan ruang pertemuan, ruang rapat, dan ruang eksekutif guna memfasilitasi Presiden RI dalam menunaikan tugas kenegaraannya dari atas pesawat. Pesawat juga dilengkapi perangkat keamanan dan mampu menempuh jarak 5.000 mil laut atau sekitar 10.000 km. Dengan kemampuan itu, pesawat ini lebih dari cukup untuk menjangkau seluruh pelosok kepulauan nusantara, serta dalam tugas perjalanan dinas Presiden ke luar negeri.
Pengoperasian pesawat dilakukan oleh TNI-AU dan kegiatan perawatan serta pemeliharaan dilakukan oleh Garuda Indonesia. Sedangkan biaya perawatan dan pemeliharaan pesawat dikelola Kementerian Sekretariat Negara.
II.                Kelebihan Pesawat Presiden RI
Kelebihan Pesawat Kepresidenan RI Boeing 737
1.      Lebih aman karena hanya digunakan untuk urusan kepresidenan. Berbeda dengan sebelumnya yang "sewa" pesawat komersil Garuda.
2.      Pesawat Kepresidenan RI Boeing 737 dilengkapi peralatan navigasi, komunikasi, cabin insulation, dan inflight entertainment. Inflight entertainment? Presiden juga manusia, hiburan juga penting banget...hikks
3.      Bisa terbang jauh dan bisa mendarat di landasan kecil.
4.      Lebih nyaman karena desain interiornya fixed. Tidak seperti pesawat carter yang perlu ditata ulang dulu sebelum di pakai presiden.
5.      Lebih hemat karena gak nombok seperti pada pesawat komersil carteran yang harus mengganti pemasukan selama pesawat tersebut digunakan oleh presiden.
6.      Pesawat kepresidenan RI Boeing 737 yang dimiliki oleh lembaga kepresidenan akan memudahkan koordinasi antara Sekretariat Militer, Pasukan Pengamanan Presiden, TNI Angkatan Udara, dan Sekretariat Negara.
III.             Beberapa Tanggapan Terhadap Pesawat Presiden RI
Pada tahun 2014 ini Republik Indonesia digemparkan dengan berita kepemilikan pesawat presiden RI.  Pada awalnya pesawat presiden ini sudah direncanakan dijauh-jauh hari. Lalu mulai dicicil pada tahun 2012 dan lunas ditahun 2013.
Banyak Pro dan Kontra yang terjadi dikalangan masyarakat indonesia tentang pembelian pesawat presiden RI ini. Salah satu kontra dimasyarakat indonesia adalah karena pesawat RI 1 berjenis Boeing Bussiness Jet 2 Green Aircraft itu dibeli Indonesia seharga US$91,2 juta atau sekitar Rp820 miliar. Namun dengan rincian sebagai berikut: US$58,6 juta untuk badan pesawat, US$27 juta untuk interior kabin, US$4,5 juta untuk sistem keamanan, dan US$1,1 juta untuk biaya administrasi.
Dibalik kontra nya masyarakat indonesia, berikut ada jawabannya: Tentu pembelian pesawat ini ada alasannya, yang paling vokal adalah untuk tujuan menghemat. Selama ini perjalanan Presiden di udara menggunakan jasa Garuda Indonesia (menyewa) dengan sistim pembayaran setahun. Berita terakhir dari Detik.com, Mensesneg Sudi Silalahi menyatakan perjalanan dinas presiden dengan pesawat kepresidenan ini dapat menghemat sekitar Rp 114,2 M/tahun.
Detail anggaran yang dihabiskan tidak berani dibuka baik oleh Mensesneg, atau Dirut Garuda Indonesia Emirsyah Satar. Belakangan, ada berita bahwa Garuda merugi bila Presiden tidak lagi menyewa pesawat Garuda.
Salah satu kontra lainnya mengenai pesawat presiden RI ini adalah tentang warnanya. Ya, warna pesawat kepresidenan RI adalah biru muda dengan potongan putih. Tidak sedikit yang menyamainya dengan “Air Force One” milik AS, tidak sedikit juga yang mengatakan pesawat ini mirip KTP Indonesia. Parahnya, ada saja komentar yang menghubung-hubungkan (menkonotasikan) warna pesawat ini dengan parpol milik Susilo Bambang Yudhoyono yang jelas-jelas warnanya berbeda.
Mensesneg Sudi Silalahi mengatakan, warna tersebut bukan ditentukan oleh Presiden SBY namun ada pertimbangan khusus dari desainer.
“Memang kenapa apa ada masalah dengan warna? Lagipula warna ini bukan pilihan Presiden untuk menentukan, kenapa biru, di sini ada desainer juga,” kata Sudi usai upacara serah terima pesawat di Halim Perdanakusumah, Jaktim, Kamis (10/4/2014).
Menurut Sudi, faktor keamanan jadi salah isu yang mendasari pemilihan warna tersebut. “Warna biru di dalam arti security penerbangan. Warna biru bisa berkamuflase sehingga bisa sama dengan warna langit,” ungkapnya.
Sejak awal, ada 14 alternatif warna yang diajukan pada pemerintah. Setelah dilakukan polling ke beberapa pejabat terkait, akhirnya dipilihlah desain tersebut.
Ini salah satu warna pesawat sebelum memilih warna sebelum warna biru muda dengan potongan warna putih:

IV.             Tanggapan Menurut kelompok 5
Dari penjelasan tentang pembelian pesawat di atas, menurut kelompok saya adalah hal yang tepat dalam pembelian pesawat tersebut, karena dapat menghemat uang negara atau APBN sekitar Rp.114,2 milliar/tahun. Akan tetapi dalam pembelian pesawat ini pemerintah juga harus melihat pendapatan perkapita negara Indonesia, dilihat dari perekonomian negara Indonesia sekarang ini sedang mengalami penurunan, banyak masyarakat yang kurang mampu dan masih membutuhkan uang negara. Didalam hal pemilihan warna pesawat, lebih baik warna bendera Negara Indonesia agar melambangkan kepemilikan Negara Indonesia. Jadi kesimpulan dalam pembelian pesawat presiden ini kelompok kami sangat setuju, akan tetapi pemerintah tidak perlu mengeluarkan uang terlalu banyak untuk melakukan pembelian pesawat presiden ini, tetapi harus menunda pembelian, seharusnya pembelian pada saat uang Negara mningkat. Sekian tanggapan dan pembahasan tentang pembelian pesawat presiden RI.

Anggota Kelompok: Ardi Nur Alamsyah
                                Ihsan Luthfiana
                                Ridwan Hendra Irawan

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda